Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Heboh! Presiden AFA Disebut Dicegat FBI di Bandara AS, Ini Fakta Sebenarnya
Advertisement . Scroll to see content

FIFA Buka Suara soal Tuduhan Pengaturan Skor Piala Dunia 2026, Hasil Investigasi Mengejutkan

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:00:00 WIB
FIFA Buka Suara soal Tuduhan Pengaturan Skor Piala Dunia 2026, Hasil Investigasi Mengejutkan
FIFA menegaskan tidak menemukan bukti pengaturan skor atau manipulasi pertandingan selama Piala Dunia 2026 (Foto: Kiro 7)
Advertisement . Scroll to see content

FIFA juga menjelaskan seluruh laporan pemantauan taruhan, data pertandingan, dan informasi lain dikumpulkan secara terpusat selama turnamen. Seluruh data kemudian dianalisis bersama anggota Task Force sesuai prosedur operasional yang berlaku.

Manajer Senior Integritas FIFA, Liam Rich, menilai kolaborasi tersebut menjadi fondasi kuat dalam pertukaran informasi dan penilaian terhadap potensi ancaman integritas. Model kerja sama itu akan kembali diterapkan pada turnamen FIFA berikutnya, termasuk Piala Dunia Wanita tahun depan.

Argentina Masih Diselidiki FIFA

Meski memastikan tidak ada pengaturan skor, FIFA masih menjalankan dua investigasi yang melibatkan Argentina.

Penyelidikan pertama berkaitan dengan pengibaran spanduk bertuliskan "Las Malvinas son Argentinas" atau "Kepulauan Malvinas adalah milik Argentina" setelah kemenangan atas Inggris di semifinal.

Selain itu, FIFA juga menyelidiki kericuhan yang terjadi seusai final melawan Spanyol. Leandro Paredes, Nahuel Molina, dan asisten pelatih Roberto Ayala diduga melakukan tindakan kekerasan terhadap pemain lawan.

Komite Disiplin FIFA telah menunjuk jaksa disiplin dan etik untuk mengusut insiden tersebut. Penyelidikan akan menentukan apakah Argentina melanggar Pasal 13 Kode Disiplin FIFA, yang mengatur perilaku tidak pantas dan tindakan yang mencoreng nama baik sepak bola maupun FIFA. Jika terbukti bersalah, sanksi yang dapat dijatuhkan mencakup denda hingga larangan beraktivitas di pertandingan resmi.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut