Pada akhirnya, Jairo melakoni debut profesionalnya bersama Ajax Amsterdam pada Januari 2014. Pemain didikan akademi SV Overbos itu memainkan laga pertamanya untuk de Godenzonen menggantikan Christian Poulsen pada menit ke-63 saat timnya kalah 3-1 dari RB Salzburg pada babak leg 2 Liga Eropa.
Selama enam musim memperkuat Ajax Amsterdam di berbagai kelompok umur, Jairo memenangkan tiga gelar. Seperti Eredivisie musim 2013/2014, Eredivisie U-19 musim 2014, dan Eredivisie U-17 musim 2013.
Lalu pada tahun 2019, pemain yang belum diketahui agama yang dianutnya ini memutuskan untuk menerima pinangan dari Crystal Palace. The Eagles menebus pemain berdarah Belanda-Suriname itu dengan banderol 9 juta euro atau seharga Rp1,56 miliar.
Namun, Jairo baru mendapatkan menit bermain yang banyak di Crystal Palace pada musim 2020/2021. Di musim ketiga eks pemain Ajax Amsterdam itu total mencatatkan menit bermain 1.817 alias 33 laga di Liga Inggris.
Jairo yang tidak mendapatkan perpanjangan kontrak memilih untuk menerima pinangan dari Royal Antwerp dengan status bebas transfer. Di musim ini, pemain yang juga bisa berposisi sebagai bek tengah itu total baru bermain di dua laga kala melawan Club Brugge dan KV Mechelen, eks klubnya Marselino Ferdinan.