Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : John Herdman Dapat Perlakuan Khusus, BTN Siap Penuhi Semua Permintaan demi Timnas Indonesia
Advertisement . Scroll to see content

Biodata dan Agama Jairo Riedewald, Eks Penggawa Crystal Palace yang Jadi Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia

Selasa, 08 Oktober 2024 - 20:28:00 WIB
Biodata dan Agama Jairo Riedewald, Eks Penggawa Crystal Palace yang Jadi Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia
Biodata dan agama Jairo Riedewald
Advertisement . Scroll to see content

Biodata dan Agama Jairo Riedewald

Melansir situs transfermarkt, pemain yang memiliki nama lengkap Jaïro Jocquim Riedewald ini lahir di Haarlem, Belanda pada 9 September 1996. Pemain yang di tahun ini genap berusia 28 tahun tersebut terbiasa bermain di posisi gelandang bertahan. 

Meski lahir di Belanda dan ada darah keturunan Suriname, dalam tubuh Jairo juga mengalir darah Indonesia. Hal itu diketahui dari unggahan pada akun Instagram Komdis PSSI, Hasani Abdulghani yang menyebut pemain bertinggi 1,82 m ini memiliki nenek yang berasal dari Manado, Sulawesi Utara. 

“Sudah lama nama Jairo Riedewald muncul di saat PSSI ingin merekrut pemain diaspora. Tapi, selama ini ragu, kalau pemain dari Crystal Palace ini punya hubungan darah dengan Indonesia. Kabarnya Jairo keturunan dari Suriname. Namun, minggu lalu seseorang mengkontak saya, mengatakan cucunya ingin bermain untuk Timnas,” tulis pria kelahiran Aceh itu Abdulgani di akun Instagram-nya, @hasaniabdulgani.

"Siapa cucunya," tanya saya. "Dia sekarang bermain di Crystal Palace" jawab beliau. "Jairo Riedewald?". Bukankah Jairo keturunan Suriname? "Neneknya Jairo, adik saya. Kami berasal dari Menado," jawab beliau. Kalau benar dan secara administrasi bisa dilengkapi, tentu Timnas sangat diuntungkan bisa mendapat pemain Grade A ini. Mudah-mudahan terjadi,” harap Hasani Abdulgani yang sempat menjabat sebagai anggota Exco PSSI ini.

Perjalanan Karier Jairo Reidewald di Level Klub 

Jairo sempat menimba ilmu sepakbola di akademi SV Overbos dan akademi Haarlem. Pada 2008, pemain berkaki kidal itu memilih pindah ke Ajax Amsterdam dan bermain di berbagai tim kelompok umur, seperti U-17 dan U-19. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut