Akmal Marhali Bongkar Akar Gagalnya Timnas Indonesia U-22, Sentil Indra Sjafri dan Zainudin Amali
Minggu, 14 Desember 2025 - 21:00:00 WIB
“Evaluasi bukan hanya mengganti pelatih, tapi membangun kembali pondasi yang roboh agar lebih kokoh,” sambungnya.
Di akhir pernyataannya, Akmal mendorong evaluasi menyeluruh yang melibatkan semua elemen, mulai dari pelatih, pemain, manajer, hingga penanggung jawab tim.
Ia juga menekankan pentingnya konsistensi filosofi sepak bola nasional sesuai roadmap Indonesia Emas 2045, agar pembangunan timnas tidak terus berubah arah setiap pergantian pelatih.
“Sekarang waktunya berbenah dan mengambil hikmah. Habis gelap, terbitlah terang. Tapi terang itu hanya datang jika kita berani jujur dan bertanggung jawab,” tandasnya.
Editor: Reynaldi Hermawan