Akmal Marhali Bongkar Akar Gagalnya Timnas Indonesia U-22, Sentil Indra Sjafri dan Zainudin Amali
Dari sisi kepelatihan, Akmal menyebut hasil ini sebagai periode terburuk Indra Sjafri sepanjang kiprahnya di SEA Games. Setelah mempersembahkan medali perak 2019 dan emas 2023, Indra kini harus menerima kenyataan pahit tersingkir di fase grup.
Padahal, rekam jejak Indra Sjafri di level usia terbilang cemerlang, mulai dari juara Piala AFF U-19 2013 dan 2024, juara Piala AFF U-22 2019, hingga emas SEA Games 2023.
“Setiap orang ada zamannya. Kini, sepertinya kita memasuki era kegelapan bagi Indra Sjafri setelah sekian lama penuh bintang prestasi,” ujar Akmal.
Meski begitu, Akmal menegaskan bahwa evaluasi tidak boleh berhenti pada pelatih semata. Ia menyoroti pernyataan Zainudin Amali yang mengakui bahwa persiapan Timnas Indonesia U-22 untuk SEA Games 2025 hanya berlangsung beberapa bulan, jauh berbeda dengan SEA Games 2023 yang dipersiapkan hampir tiga tahun.
“Target emas dicanangkan, tapi fondasi persiapannya jauh dari ideal. Ini kontradiksi kebijakan yang harus dipertanggungjawabkan,” kata Akmal.