2. Membangun Kepemimpinan dan Mental Juara
Selain masalah taktik, Juventus juga menghadapi krisis kepemimpinan.
Tudor sempat menyebut bahwa timnya memiliki banyak pemimpin, termasuk Manuel Locatelli, Khephren Thuram, Mattia Perin, Jonathan David, dan Dusan Vlahovic.
Namun, kenyataan di lapangan berkata lain — Juventus tampak rapuh saat menghadapi tekanan besar.
Spalletti terkenal sebagai pelatih yang mampu mengasah pemain bukan hanya secara teknis, tapi juga mentalitasnya.
Di Napoli, ia mengubah pemain seperti Khvicha Kvaratskhelia dan Victor Osimhen menjadi sosok bermental juara. Hal yang sama harus ia lakukan di Turin: membentuk tim yang punya karakter, tidak mudah goyah, dan siap bertarung di setiap situasi sulit.
Juventus butuh lebih dari sekadar taktik. Mereka membutuhkan jiwa kompetitif dan mental baja yang selama ini identik dengan era keemasan Bianconeri.