2 Evaluasi Brasil usai Tersingkir Menyakitkan dari Piala Dunia 2026, Salah Satunya Pertahankan Ancelotti
RIO DE JANEIRO, iNews.id – Brasil tersingkir dari Piala Dunia 2026 usai kalah mengejutkan 1-2 dari Norwegia pada babak 16 besar. Hasil memalukan itu langsung memicu evaluasi besar terhadap arah masa depan Tim Samba.
Brasil datang ke turnamen dengan beban sejarah dan ekspektasi tinggi. Dipimpin pelatih berpengalaman Carlo Ancelotti, serta diperkuat skuad bertabur bintang, target juara keenam Piala Dunia sempat dianggap realistis.
Faktanya jauh dari harapan. Kekalahan dari Norwegia memperpanjang puasa Brasil ke final Piala Dunia sejak terakhir kali mengangkat trofi pada 2002. Rentang waktu hampir seperempat abad itu kini menjadi sorotan utama publik sepak bola dunia.
Masalah utama kembali mengarah pada identitas tim. Brasil tidak pernah kekurangan pemain kelas dunia. Nama-nama seperti Vinícius Junior dan Rodrygo terus bermunculan sebagai pembeda di level klub. Namun kehadiran bintang belum otomatis berujung prestasi di Piala Dunia.
Tim-tim Brasil paling sukses selalu punya identitas jelas. Generasi juara 1994 dikenal solid dan seimbang, sementara skuad 2002 memadukan kreativitas dan ketajaman dengan struktur permainan yang rapi. Setiap pemain memahami perannya di lapangan.