Timnas Futsal Indonesia Gagal Juara, Hector Souto Sulit Berdamai dengan Diri Sendiri
Souto mengaku terpukul karena belum mampu menghadirkan kebahagiaan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Meski begitu, dia menegaskan tekad untuk bangkit dan menatap masa depan dengan visi lebih besar.
Kecelakaan di Bangkalan, Kiper Pro Futsal League Unggul FC Tewas Ditabrak Bus
“Kami ingin membawa kebahagiaan untuk seluruh negeri dan membuktikan futsal adalah olahraga masa depan ketika dijalankan dengan visi, perencanaan, dan keberanian. Kita sudah melihatnya. Kita sudah membuktikannya,” tutur Souto.
Dia menilai kegagalan di final harus menjadi momentum evaluasi menyeluruh. Souto menekankan pentingnya perubahan cara pandang dalam pengelolaan futsal nasional.
Ketum FFI Jamin Kontrak Pelatih Hector Souto Aman hingga Piala Dunia Futsal 2028
“Sekarang saatnya menyatukan kekuatan untuk memodernisasi futsal kita. Kita tidak bisa terus hidup dalam budaya usaha minimum atau terjebak pada paradigma yang sudah usang,” tambahnya.
Menurut Souto, kekalahan ini menghadirkan dua pilihan besar bagi Timnas Futsal Indonesia, bangkit dan terus berjalan atau terpuruk. Dari pernyataannya, dia menunjukkan sikap tegas untuk melanjutkan perjuangan.
“Kita lanjutkan. Cinta untuk kalian semua,” tutup Souto.
Pernyataan emosional tersebut memperlihatkan besarnya tanggung jawab yang dia rasakan sekaligus sinyal kuat komitmen membawa futsal Indonesia melangkah lebih jauh di masa mendatang.
Editor: Reynaldi Hermawan