PON 2028 Digelar Di NTB–NTT, Jakarta Turun Jadi Kekuatan Pendukung Utama
Pramono menyebut salah satu proyek utama adalah LRT rute Velodrome–Manggarai yang akan memiliki 11 titik pemberhentian dengan nilai investasi Rp12,5 triliun. Proyek ini diharapkan memperkuat konektivitas selama pelaksanaan PON.
Selain LRT, pengembangan MRT juga ditargetkan selesai hingga kawasan Monas dan Duta Merlin. Sistem transportasi lain seperti TransJakarta, TransJabodetabek, dan JakLingko juga disiapkan untuk mendukung pergerakan kontingen dari berbagai daerah.
“Di tahun 2028 transportasi di Jakarta juga akan jauh lebih baik. LRT yang dikelola sepenuhnya oleh Pemerintah DKI Jakarta mulai dari Velodrome sampai Manggarai insyaallah bulan Agustus ini akan diresmikan,” kata Pramono.
Dia juga memastikan Jakarta siap dari sisi akomodasi, mengingat akses penerbangan ke ibu kota dinilai lebih mudah dibanding banyak daerah lain di Indonesia. Hal ini akan memudahkan kedatangan kontingen dari seluruh provinsi.
Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menegaskan PON 2028 harus berjalan baik dari sisi penyelenggaraan dan administrasi. Dia menekankan pentingnya efisiensi serta koordinasi lintas sektor agar pelaksanaan sesuai arahan pemerintah pusat.
“Kita ingin memastikan PON ini berjalan baik. Baik tidak hanya penyelenggaraan, tetapi juga baik secara administratif. Dan tentu kita memastikan direktif Bapak Presiden juga kita laksanakan,” ujar Erick.
Editor: Abdul Haris