Polemik Kickboxing SEA Games 2025 Memanas! NOC Indonesia Bilang Begini
Okto menegaskan bahwa NOC Indonesia tidak pernah mengambil keputusan sepihak. Setiap langkah selalu melalui koordinasi dengan induk organisasi cabang olahraga terkait. Dalam kasus kickboxing, komunikasi dilakukan langsung dengan Pengurus Besar Kickboxing Indonesia, yang saat itu diwakili oleh Ketua Umum Ngatino.
“Saya harus menjawab pertanyaan dari masyarakat Indonesia tentang kickboxing. Semuanya itu sudah sesuai dengan aturan, kebetulan hari ini ada ketua kickboxing Indonesia sudah bersama kita pak Ngatino. Apapun keputusan yang kita ambil mengenai semua cabor, kami pasti koordinasi dengan pemimpinnya. NOC Indonesia tidak pernah jalan sendiri. Kalau ada oknum-oknum yang mencari celah diantara itu, saya kembalikan kepada aturan dan kepada Presidennya,” sambungnya.
Sebelumnya, atlet Andi Mesyara Jerni Maswara sempat mengunggah video protes di media sosial yang kemudian viral. Ia menyebut merasa dicurangi dan mengaku mendapat intimidasi saat akan menerima medali perunggu di kelas 50 kilogram putri.
Okto menjelaskan bahwa federasi kickboxing memiliki aturan ketat terkait aktivitas media sosial atlet selama kejuaraan berlangsung. Aturan tersebut berlaku di level internasional, Asia, hingga nasional.
“Yang menarik, ternyata salah satu cabor yang mengatur tata kelola sosial media itu kick boxing, diatur internasional federasinya, diatur di Asia konfederasi maupun di nasional federasi,” terang Okto.