Maverick Vinales Blak-blakan soal Keputusannya Tinggalkan Aprilia demi KTM
Vinales menjelaskan keputusan karier selalu sulit diprediksi.
“Selalu sulit ketika berbicara soal masa depan,” kata Vinales kepada GPone.com.
Dia juga mengingat pengalaman sebelumnya ketika meninggalkan Yamaha pada 2021.
“Ketika saya meninggalkan Yamaha, saya sempat menyesal. Nilai kontraknya sangat besar, tetapi setelah melihat kembali, saya merasa beruntung dan sekarang saya tidak mengeluh,” ujarnya.
Menurut dia, dari sisi olahraga keputusan tersebut justru tepat.
“Secara olahraga mungkin itu keputusan yang benar. Saya mengendarai Aprilia yang terus berkembang, dan pada 2023 hingga 2024 saya tidak akan secepat itu jika tetap bersama Yamaha,” katanya.
Vinales menegaskan perpisahan dengan Aprilia berjalan tanpa penyesalan.
“Saya tidak menyesal soal Aprilia, kami hanya berjalan ke arah berbeda. Memang benar mereka sudah merekrut Jorge Martin, tetapi bukan hanya itu. Saat itu saya merasa perlu melihat sesuatu yang berbeda,” ucapnya.
Dia juga mengaku terkejut ketika mengetahui Fabiano Sterlacchini justru pindah dari KTM ke Aprilia sebagai direktur teknis setelah Romano Albesiano bergabung dengan Honda.
“Tidak ada penyesalan, meski saat kami datang ke KTM mereka masih memiliki Sterlacchini dan kemudian dia justru pergi ke Aprilia,” ujar Vinales.