Marc Marquez Minta Klausul Pensiun Tanpa Penalti, Ducati Siap Kehilangan Ikon MotoGP
Situasi kian rumit setelah insiden pada sprint race MotoGP Prancis 2026. Kecelakaan itu menyebabkan patah tulang metatarsal kaki kanan dan memaksanya absen di beberapa seri balapan.
Pernat menilai klausul tanpa penalti menjadi bentuk antisipasi realistis Marquez. Meski statusnya masih salah satu pembalap terkuat, dia tidak ingin memaksakan diri saat peluang bersaing di level tertinggi menipis.
"Dalam kontrak dua tahunnya dengan Ducati, dia tampaknya secara khusus meminta agar tidak ada penalti jika dia memutuskan untuk berhenti. Dia akan ingin mencoba karena dia tahu dengan peraturan baru, pembalap akan lebih diperhitungkan, dan dia masih yang terkuat dari semuanya," tutur Pernat.
"Tetapi jika dia menyadari dia tidak bisa berjuang untuk menang, saya pikir dia akan mengatakan cukup. Jika dia terus seperti ini, dia mungkin akan sangat kesal sehingga dia akan lelah, bahkan sebelum dia mencoba. Bahkan pada hari Minggu, melihat saudaramu menabrak tembok seperti itu pasti membuatmu berpikir lebih dalam," tutupnya.
Editor: Reynaldi Hermawan