Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : F1 Umumkan Perekrutan Pembalap Baru jelang Grand Prix Australia 2026
Advertisement . Scroll to see content

Krisis Timur Tengah Mengancam Kalender F1 2026: GP Bahrain dan Arab Saudi Bisa Batal!

Rabu, 04 Maret 2026 - 22:00:00 WIB
Krisis Timur Tengah Mengancam Kalender F1 2026: GP Bahrain dan Arab Saudi Bisa Batal!
Konflik Timur Tengah membuat Bahrain dan Saudi Arab berpotensi batal gelar Formula 1 2026, meski kalender masih aman untuk saat ini. (Foto: Motorsport)
Advertisement . Scroll to see content

Bahrain dan Saudi Arabia pernah menghadapi ancaman pembatalan sebelumnya. Pada 2011, protes anti-pemerintah di Bahrain menewaskan setidaknya 182 orang, memaksa FIA menunda atau membatalkan balapan.

Sementara, Grand Prix Saudi 2022 hampir terganggu setelah depot minyak 12 mil dari sirkuit diserang oleh kelompok pemberontak Yaman. Max Verstappen bahkan sempat menanyakan melalui radio tim apakah mobilnya terbakar karena bau asap yang terasa di sirkuit.

Para pembalap dan tim kemudian melakukan diskusi panjang mengenai keselamatan. Grand Prix Drivers’ Association menyatakan: “Sulit tetap fokus sebagai pembalap melihat asap dari kejadian itu. Kami berdiskusi panjang dengan tim dan otoritas F1, termasuk pejabat Saudi yang menjelaskan langkah keamanan maksimum. Akhirnya, kami memutuskan tetap berlatih, kualifikasi, dan balapan seperti yang dijadwalkan.”

Kondisi ini menegaskan bahwa risiko geopolitik kini menjadi bagian nyata yang bisa mempengaruhi kalender F1, bukan sekadar isu di atas kertas. Bahrain dan Saudi Arabia menjadi ujian besar bagi keamanan balapan internasional.

Jika ketegangan meningkat, F1 harus menyiapkan skenario darurat. Dampaknya tidak hanya bagi tim dan pembalap, tetapi juga sponsor, penyelenggara, dan jutaan penonton global yang mengikuti balapan di Timur Tengah.

Formula 1 2026 kini berada di persimpangan, memulai musim dengan penuh euforia di Melbourne, atau menghadapi ketidakpastian besar di Bahrain dan Saudi Arabia, yang bisa menjadi cerita krusial pertama musim ini.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut