Krisis Anggaran SEA Games 2025, Erick Thohir: Dana Baru Tersedia Rp10 Miliar
Sebagai perbandingan, pada SEA Games 2023 lalu, pemerintah melalui APBN menggelontorkan dana besar mencapai Rp852,2 miliar. Dari jumlah itu, Rp522 miliar digunakan untuk pelatihan nasional (pelatnas), Rp55,2 miliar untuk operasional kontingen ke Kamboja, dan Rp275 miliar diberikan sebagai bonus untuk atlet, pelatih, serta asisten pelatih.
Erick yang juga menjabat Ketua Umum PSSI berharap ada tambahan dukungan dari pemerintah pusat. Dia berencana menemui Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk membahas solusi, meskipun waktu pertemuan masih menyesuaikan agenda.
“Karena itu saya ingin duduk dengan Menkeu tapi dia sibuk sekali kasihan. Tapi saya yakin pak Menkeu punya kecintaan yang sama dengan olahraga nasional karena rata-rata (negara lain) mengirim 900-an atlet,” ucap Erick.
Pernyataan tersebut menunjukkan optimisme bahwa pemerintah masih memiliki komitmen terhadap prestasi olahraga Indonesia. Namun, fakta bahwa anggaran baru Rp10 miliar tentu menimbulkan kekhawatiran besar terhadap kesiapan kontingen menuju SEA Games 2025.
Dengan waktu yang semakin mepet, keputusan cepat diperlukan agar Tim Indonesia tetap bisa bersaing maksimal di ajang multievent Asia Tenggara tersebut. Publik kini menunggu langkah konkret pemerintah, apakah ada penambahan anggaran atau strategi lain agar atlet Indonesia tetap bisa tampil optimal di Thailand.