Kenapa Sirkuit Mandalika Belum Layak Gelar F1? Begini Penjelasannya
Namun, penilaian FIA tidak hanya soal rasio tersebut. Faktor keselamatan menjadi prioritas utama dengan parameter teknis yang sangat detail.
Run-off area dan sistem pembatas lintasan menjadi perhatian penting untuk mengantisipasi kecelakaan pada mobil berkecepatan tinggi. Selain itu, kualitas aspal dan fasilitas pendukung juga harus memenuhi standar tinggi.
Resmi! Mandalika Kembali Jadi Tuan Rumah GT World Challenge Asia 2026
Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association, Prandhi Satria, menyampaikan pihaknya terus berupaya meningkatkan kualitas sirkuit.
“Sejauh ini kami bersyukur atas pencapaian Mandalika untuk menggelar balapan mobil internasional. Ini hasil kerja keras semua pihak. Kami akan terus berupaya meningkatkan grade sesuai kebutuhan ajang yang akan digelar,” ujarnya.
Menariknya, kondisi seperti ini juga terjadi pada sejumlah sirkuit dunia lain seperti Phillip Island dan Sachsenring yang memiliki standar tinggi untuk balap motor, namun tidak otomatis setara untuk balap mobil.
Dalam waktu dekat, Mandalika akan menjadi tuan rumah GT World Challenge Asia Mandalika 2026 pada 2-3 Mei 2026 yang diikuti pembalap Indonesia, Sean Gelael.
Ajang tersebut menunjukkan Mandalika tetap dipercaya sebagai venue internasional, sekaligus menjadi langkah menuju peningkatan standar agar suatu saat bisa mencapai level tertinggi FIA.
Editor: Abdul Haris