Sean Gelael Abaikan Lap Time di Mandalika, Fokus Setelan dan Simulasi Balap GT World Challenge Asia
MANDALIKA, iNews.id – Sean Gelael memilih fokus pada setelan mobil dan simulasi balap ketimbang mengejar catatan waktu tercepat dalam sesi Paid Test GT World Challenge Asia 2026 di Sirkuit Mandalika, Jumat (30/4/2026).
Tiga sesi Paid Test yang masing-masing berdurasi satu jam dimanfaatkan maksimal oleh Sean Gelael. Pembalap Indonesia itu menjalani adaptasi penting karena baru pertama kali tampil kompetitif di Mandalika dalam ajang GT World Challenge Asia.
Karena belum memiliki pengalaman balapan di sirkuit tersebut, dia lebih memprioritaskan pencarian setelan mobil yang optimal. Pendekatan ini dilakukan demi mendapatkan performa terbaik saat balapan berlangsung.
Pada sesi pertama, Sean bahkan tidak menggunakan ban baru. Brand Ambassador Pertamax Turbo, SPBU Pertamina, dan Pertamina Fastron tersebut lebih fokus memahami karakter lintasan dan respons mobil Ferrari 296 GT3 Evo.
Penalti 5 Detik, Sean Gelael Terlempar dari Podium hingga Finis P5 di Imola
Menariknya, ketika sudah menemukan setelan yang dirasa cukup baik, dia memilih mengakhiri sesi lebih awal. Dia tidak memanfaatkan sisa waktu 10 menit meski banyak pembalap lain justru keluar kembali dengan ban baru untuk mencatatkan waktu terbaik.
Waktu yang tersedia kemudian dimaksimalkan tim untuk menyiapkan konfigurasi berbeda di sesi kedua. Sean mulai menggunakan ban baru, tetapi tetap tidak mengejar lap time.
Sean Gelael Akhirnya Balapan di Mandalika 2026: Debut GT World Challenge Asia Jadi Momen Bersejarah