Ducati Terpuruk di Awal Musim 2026, Marquez dan Bagnaia Saling Beda Pandangan
“Di beberapa lap terakhir, saya kehilangan segalanya,” tuturnya, dikutip dari GP Blog.
“Bahkan saat pemanasan, saya merasa motor jauh lebih berat. Di lap-lap awal saya masih santai, tapi dalam delapan lap terakhir, penurunan ban sangat besar. Di dua lap terakhir, saya hampir terjatuh beberapa kali, ban belakang sudah habis,” jelasnya.
Dia juga mengaku kesulitan saat memasuki tikungan kanan. Kondisi tersebut membuat kontrol motor menjadi tidak stabil.
“Saya tidak bisa masuk ke tikungan kanan karena kehilangan bagian belakang. Dengan motor ini, kami harus berbelok menggunakan ban belakang, dan itu membuat ban cepat hancur,” tegasnya.
Berbeda dengan Bagnaia, Marc Marquez justru tidak menyalahkan motor Ducati. Dia memilih mengkritik performanya sendiri di lintasan.