Ducati Terpuruk di Awal Musim 2026, Marquez dan Bagnaia Saling Beda Pandangan
AUSTIN, iNews.id – Ducati Lenovo gagal meraih satu pun podium di tiga seri awal MotoGP 2026 dan Marc Marquez serta Francesco Bagnaia memberikan penjelasan berbeda soal penyebabnya.
Hasil ini menjadi sorotan karena Ducati sebelumnya tampil dominan. Namun pada awal musim 2026, mereka justru kesulitan bersaing di balapan utama hari Minggu.
Meski sempat menunjukkan performa di sprint race, Ducati tidak mampu mempertahankan konsistensi saat balapan utama. Aprilia justru tampil lebih dominan, sementara Fabio Di Giannantonio dari VR46 mampu mengungguli duo pabrikan Ducati.
Francesco Bagnaia menyoroti masalah utama pada performa motor, terutama terkait degradasi ban belakang yang sangat cepat.
Ducati Terpuruk! Gigi Dall’Igna Desak Tim Bangkit di MotoGP 2026
Masalah tersebut terlihat jelas dalam sprint race di Circuit of The Americas. Dia kehilangan keunggulan meski sempat memimpin dengan selisih 1,7 detik sebelum akhirnya disalip Jorge Martin di lap akhir.
“Di beberapa lap terakhir, saya kehilangan segalanya,” tuturnya, dikutip dari GP Blog.
Ducati Terpuruk di Awal MotoGP 2026, Bos Tim Tetap Tenang: Masih Ada 19 Balapan!
“Bahkan saat pemanasan, saya merasa motor jauh lebih berat. Di lap-lap awal saya masih santai, tapi dalam delapan lap terakhir, penurunan ban sangat besar. Di dua lap terakhir, saya hampir terjatuh beberapa kali, ban belakang sudah habis,” jelasnya.
Dia juga mengaku kesulitan saat memasuki tikungan kanan. Kondisi tersebut membuat kontrol motor menjadi tidak stabil.
Francesco Bagnaia Panik! Ducati Makin Tertinggal dari Aprilia di MotoGP 2026
“Saya tidak bisa masuk ke tikungan kanan karena kehilangan bagian belakang. Dengan motor ini, kami harus berbelok menggunakan ban belakang, dan itu membuat ban cepat hancur,” tegasnya.