Bantah Pelecehan Atlet Panjat Tebing, Hendra Basir Beberkan Kronologi Versinya
Terkait tuduhan pelecehan seksual, Hendra mengaku tidak memahami tindakan yang dimaksud. Dia menyebut pernah memeluk dan mencium kening atlet putri saat kondisi mental atlet sedang terpuruk sebagai bentuk dukungan.
“Apakah memeluk dan mencium kening itu termasuk pelecehan seksual? Saya tidak tahu. Pola pendekatan kepelatihan saya memang seperti itu,” terang dia.
Hendra menegaskan dia tidak pernah melakukan tindakan menyentuh area sensitif seperti yang kerap dikaitkan dengan pelecehan seksual. Dia menilai tuduhan tersebut jauh dari perbuatan yang dia lakukan.
“Tidak ada menyentuh alat vital atau bagian lain. Itu sangat jauh. Saya tidak melakukan hal-hal di luar batas,” tegasnya.
Hendra lalu memaparkan awal persoalan yang menurut dia terjadi pada 15 Januari 2026. Saat itu, dia menegur salah satu atlet senior yang dinilai bersikap arogan dan melanggar etika latihan, meski sudah beberapa kali diingatkan.