4 Teknik Lari Jarak Pendek yang Benar, Jangan Lupa Siapkan Peralatannya
JAKARTA, iNews.id- Kuasai teknik lari jarak pendek jika kamu ingin menjadi sprinter handal. Selain mempengaruhi performa, penguasaan teknik lari jarak pendek yang benar kan menghindarkan kamu dari cidera.
Lari jarak pendek atau biasa disebut sprint adalah cabang olahraga atletik. Nomor ini memiliki jarak yang paling pendek dari nomor lari lainnya, umumnya berjarak 100-400 meter.
Karena jaraknya yang pendek, sprint membutuhkan lebih banyak kekuatan dan kecepatan tinggi. Nah, untuk mendapatkan kecepatan yang dibutuhkan, berikut teknik lari jarak pendek yang harus sprinter ketahui.
Start jongkok adalah jenis posisi awal yang digunakan untuk lari jarak ini. Posisi jongkok digunakan sebagai start karena posisi ini akan meningkatkan kecepatan lari saat pistol ditembakkan. Selain itu, pelari juga akan merasa nyaman dalam posisi ini saat mereka bersiap untuk berlari.
Dukung Olahraga Otomotif, Caleg Perindo Andi Asmara Gelar Drag Race di Palembang
Ada tiga macam dalam melakukan start jongkok, antara lain: start pendek, start menengah dan start panjang.
Aba-aba dalam lari jarak pendek terjadi sebelum pelari mulai berlari. Aba-aba dalam lari ini dibagi menjadi tiga tahap. Antara lain:
Tips Memilih Sepatu Lari yang Nyaman di Kaki, Olahraga Makin Semangat
Bersedia: Segera letakkan tangan di garis. Jempol dan jari lainnya membuat huruf V terbalik. Condongkan bahu ke depan. Lengan lurus. Setelah kata “Bersedia” diucapkan, gerakkan tubuh sedikit ke depan. Jaga agar tangan tetap lurus dan kepala dalam posisi yang nyaman untuk menghindari otot leher tegang.