Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kecelakaan di Lebak, Pemotor asal Madura Tewas Terperosok Lubang Proyek Jalan
Advertisement . Scroll to see content

Warga Kulonprogo Pertanyakan Ganti Rugi Lahan Proyek Pelebaran JJLS

Jumat, 14 Desember 2018 - 01:10:00 WIB
Warga  Kulonprogo Pertanyakan Ganti Rugi Lahan Proyek Pelebaran JJLS
Warga Desa Karangwuni, Kecamatan Wates, Kabupaten Kulonprogo saat menyampaikan keberatan terkait proyek pelebaran JJLS. Mereka meminta ada dana ganti rugi. (Foto: iNews.id/Kuntadi)
Advertisement . Scroll to see content

Menurut Parjiyo, kepastian ganti rugi lahan itu sangat penting agar tidak ada kesenjangan sosial antarwarga. Sebab, sebagian warga dalam sertifikat tanahnya masih seluas tanah awal meski sebagian sudah dipakai untuk jalan.Namun sebagian warga lainnya tanahnya sudah berkurang karena terpakai jalan. "Kami minta itu (lahan) untuk diganti juga saat ini," ucapnya.

Warga lainnya, Trianto mengatakan proses pelepasan hak atas tanah ini juga harus ditanggung negara. Jangan sampai warga yang melepas hak atas tanah juga terkena pajak jual beli, karena sebenarnya warga tidak menginginkan menjual. Lantaran dipakai pemerintah warga harus merelakan. "Seperti bandara itu tidak ada pajak penjualan tanah. Ini juga harus seperti itu," tandasnya.

Warga juga ingin ada fasilitasi dari pemerintah atas luasan sertifikat yang ada. Karena lahan akan berkurang, dalam sertifikat juga harus disesuaikan. “Jangan sampai luasan di sertifikat sama dan beban pajak juga sama,” ucapnya.

Kasi Perencanaan Jalan dan Jembatan Bidang Bunamarga DPUPKP dan ESDM DIY, Misno mengatakan, JJLS ini dulu merupakan jalan kabupaten. Namun, di 1997, jalan tersebut menjadi jalan provinsi dan dipenetrasi dengan aspal lama dari Congot sampai Srandakan, Bantul. Saat itu, ada pelebaran jalan dari lima meter menjadi tujuh meter.

"Saat itu sebenarnya ada kerelaan dari orang tua mereka dan kompensasi diwujudkan dalam bentuk penyertifikatan tanah," katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut