Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Gagalkan Pengiriman Emas 2,3 Kg Diduga Hasil Tambang Ilegal, 3 Orang Ditangkap
Advertisement . Scroll to see content

Warga DIY Mulai Gemar Investasi Logam Mulia, PT Antam Sebut saatnya Beli Emas

Selasa, 14 Maret 2023 - 11:35:00 WIB
Warga DIY Mulai Gemar Investasi Logam Mulia, PT Antam Sebut saatnya Beli Emas
Logam mulia kini banyak digemari. Logam mulia yang banyak diburu adalah 25 gram, 15 gram, 10 gram dan 5 gram. (Foto : MPI/erfan Erlin)
Advertisement . Scroll to see content

YOGYAKARTA, iNews.id- Logam mulia kini mulai menjadi tren kepemilikan emas di DIY. Saat ini, penjualan logam mulia justru mendominasi penjualan toko emas ketimbang dengan perhiasan emas. Hal ini menandaskan emas sekarang telah berubah menjadi wahana investasi.

Owner Hekabe Gold Jewerly Toko Mas Kranggan, Dr Vera kurniawati mengungkapkan saat ini penjualan emas berupa perhiasan memang telah kalah jumlahnya ketimbang logam mulia. Dalam sebulan pihaknya mampu menjual logam mulia rata-rata sekitar 10-11 kilogram.

"Sekarang kami lebih banyak menjual logam mulia ketimbang perhiasan,"kata dia, Senin (13/3/2023) di sela MOU Hekabe Gold Jewerly dengan PT Antam.

Dia mengakui konsumen saat ini lebih memilih logam mulia dibanding dengan perhiasan emas. Sebab biaya produksi perhiasan lebih banyak sehingga penyusutan lebih besar bakal terjadi.

Berbeda dengan logam mulia, di mana harganya tidak mengalami penyusutan. Nilai logam mulia akan stabil mengikuti harga emas dunia. Namun tren dunia sekarang adalah berinvestasi dalam bentuk logam mulia dibanding menabung uang."Nilai emas batangan atau logam mulia lebih stabil,"kata dia. 

Saat ini, konsumen paling banyak yang berburu logam mulia adalah karyawan dan ibu muda. Dengan berat yang diburu adalah 25 gram, 15 gram, 10 gram dan 5 gram.

Melihat peluang itu, pihaknya kini ditunjuk oleh PT Antam sebagai distributor utama di DIY. Hekabe Gold Jewerly kini menjadi toko emas yang pertama sebagai distributor logam mulia di DIY. "Ini capaian luar biasa sejak kami berdiri tahun 1980,"ujarnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut