Viral Pelanggar Lampu Merah Sebut Polisi Butuh Asupan Gizi, Polda DIY Langsung Bereaksi
"Menilang krn lampu bangjo itu bukan urusan "ASUPAN GIZI". tapi menjaga pelanggar dan orang lain untuk tidak kecelakaan," tulis Yulianto dengan mengunggah tangkapan layar unggahan Anata Putra di grup ICJ.
Unggahan Yulianto ini pun menjadi viral. Hingga Selasa (29/9/2020) malam, unggahan ini dikomentari lebih dari 6,8 ribu akun. Setelah mendapatkan respon dari polisi, akun Anata Putra pun kemudian memberikan klarifikasi. Dia mengedit unggahan tentang tilang yang ditulisnya tersebut.
Dia menambahkan klarifikasi tentang istilah "asupan gizi". Menurutnya, istilah itu dimaksudkan pihak yang bertugas hanya melihat dirinya pas lampu merah. Selanjutnya, dia menjelaskan alasan tetap terus melaju saat lampu telah berwarna kuning. Terakhir, dia juga meminta maaf terkait unggahannya tersebut.
"Klarifikasi. sekedar menegaskan, saya tidak pernah mengatakan dan bermaksud merendahkan pihak yang berwenang, silakan bertugas demi kenyamanan lalu lintas. Yang saya tulis di atas tentang "asupan gizi" saya mengira pihak yg bertugas hanya melihat saya pas lampu merah. saya sendiri melihat lampu hijau, dan langsung berubah kuning saat saya di garis. kalau saya rem masak iya berhenti di tengah jalan, malah menganggu aktifitas pengguna jalan. Presepsi seseorang itu boleh berbeda, dan saya pun tidak pernah punya niatan buruk terhadap petugas. Kalau sekiranya saya menyinggung pihak yang bertugas saya mohon maaf," tulisnya.
Artikel ini telah tayang di Harianjogja.com dengan judul "Pelanggar Lampu Merah Sebut Polisi Butuh Asupan Gizi, Humas Polda DIY Beri Tanggapan Menohok"
Editor: Nani Suherni