UIN Yogya Desak KPU dan Bawaslu Tuntaskan Kasus Surat Suara Tercoblos
“Sikap kelembagaan dari Pusat Studi Pancasila dan Bela Negara UIN Sunan Kalijaga mengajak semua agar bisa terselenggara pemilu berkualitas dan berintegritas tugas semua pihak, baik negara dan masyarakat," katanya.
Dalam seruan moral tersebut Pusat Studi Pancasila dan Bela Negara UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menyampaikan delapan poin pernyataan sikapnya. Di antaranya mewujudkan pemilu berkualitas dan berintegritas, adanya permasalahan teknis penyelenggaraan pemilu di luar negeri (seperti di Australia, Malaysia dan PPLN lainnya) diharapkan tidak mengurangi substansi dan legitimasi pemilu, memberikan kepercayaan pada KPU.
Bawaslu dan lembaga yang terkait untuk menyelesaikan polemik penyelenggaraan pemilu di luar negeri dan menjamin terpenuhinya hak konstitusional setiap warga negara untuk memilih, perang terhadap informasi yang tidak benar, hoaks, fitnah.
UIN Sunan Kalijaga juga mengajak masyarakat mengawasi pelaksanaan pemilu, menjaga suasana damai sebelum dan sesudah pemilu, serta menggunakan hak suaranya secara cerdas dan konstitusional.
Bagi para kontestan pemilu, Pusat Studi Pancasila dan Bela Negara juga mengajak untuk menghindari penggunaan politik uang, isu yang memecah belah keutuhan bangsa, bersikap sportif dan siap menerima hasil pemilu pilihan rakyat.
Begitu juga bagi penyelenggara pemilu mulai tingkat tertinggi sampai tingkat terendah agar bertindak secara konstitusional (adil, transparan, akuntabel, berintegritas, dan bertanggung jawab).
Meminta kepada penyelenggara pemilu bersama dengan aparat keamanan untuk menindak siapapun yang secara nyata menghalang-halangi penggunaan hak konstitusional warga negara untuk memilih karena hal tersebut merupakan bagian dari tindak pidana pemilu.
Editor: Kastolani Marzuki