Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dramatis! Jenazah Korban Helikopter Jatuh Dievakuasi dengan Heli Caracal TNI AU
Advertisement . Scroll to see content

TNI AU Miliki 6 pesawat Tempur Mematikan, dari Hawk hingga Sukhoi

Kamis, 16 Desember 2021 - 16:34:00 WIB
 TNI AU Miliki 6 pesawat Tempur Mematikan, dari Hawk hingga Sukhoi
Pesawat Tempur Sukhoi terbang menuju pangkalannya di Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar. (Foto: TNI AU).
Advertisement . Scroll to see content

Indonesia membeli pesawat ini pada 2013 untuk digunakan sebagai pesawat lead in fighter trainer (LIFT).


2. EMB-314 Super Tucano

Burung besi buatan Brasil ini merupakan pesawat latih antiperang gerilya yang dikembangkan sejak 1995. Dengan panjang 11,42 meter dan rentang sayap 11,14 m, pesawat ini dibekali sejumlah senjata, seperti bom MK-81 dan MK-82, bom klaster, rocket pod FFAR, serta rudal berpemandu laser.

Jet tempur Super Tucano TNI AU (Foto : Antara)
Jet tempur Super Tucano TNI AU (Foto : Antara)

Sistem COIN (Counter Insurgency) Super Tucano yang canggih membuat pesawat ini dirasa pas untuk pengintaian, close air support, hingga penumpasan pemberontakan. Pada 2012, TNI AU memesan 16 pesawat ini untuk menggantikan OV-10F Bronco.

3. Sukhoi SU-30

Dikembangkan oleh Rusia pada 1996, pesawat ini disebut-sebut sebagai salah satu pesawat tercanggih di jajaran AU Rusia dan mampu menarik minat banyak negara, termasuk Indonesia. Pesawat ini dapat melaju dengan kecepatan maksimum hingga 2.120 kilometer per jam dan dianggap efektif melakukan serangan darat.

Sukhoi Su 30 TNI AU. (Foto : Antara)
Sukhoi Su 30 TNI AU. (Foto : Antara)

4. Sukhoi SU-27

Jet tempur ini pendahulu dari SU-30 dan dikembangkan pada 1984 oleh Rusia. Berbeda dengan armada lain, pesawat jenis ini memiliki sayap berbentuk semidelta yang terpasang saluran udara berbentuk kotak di dalamnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut