Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dramatis! Jenazah Korban Helikopter Jatuh Dievakuasi dengan Heli Caracal TNI AU
Advertisement . Scroll to see content

TNI AU Miliki 6 pesawat Tempur Mematikan, dari Hawk hingga Sukhoi

Kamis, 16 Desember 2021 - 16:34:00 WIB
 TNI AU Miliki 6 pesawat Tempur Mematikan, dari Hawk hingga Sukhoi
Pesawat Tempur Sukhoi terbang menuju pangkalannya di Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar. (Foto: TNI AU).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id- TNI AU (Angkatan Udara) memiliki alutsista yang mumpuni. Deretan 6 pesawat tempur mematikan milik TNI AU menjadi andalan dalam menjaga kedaulatan wilayah, baik darat, laut, maupun udara. 

Dari data Global Fire Power pada 2021, Indonesia berada di peringkat ke-16 dengan skor 0,2684 dalam kemampuan berperang di segala medan mulai dari laut, darat, ataupun udara. 

TNI AU saat ini memiliki 15 helikopter serang, 188 helikopter, satu tanker fleet, 17 unit misi khusus, 109 armada latih, 64 armada transportasi, 38 armada serangan khusus, dan 41 unit pesawat tempur maupun interceptors. 

Nah, berikut 6 pesawat tempur mematikan TNI AU yang ditakuti lawan:

1. T50 Golden Eagle

Pesawat latih supersonik ini merupakan hasil kolaborasi dua negara terdepan di bidang teknologi, yaitu Amerika Serikat dan Korea Selatan. Diperkenalkan oleh AU Korea Selatan pada 22 Februari 2005, pesawat ini menggunakan mesin General Electric F404 afterburning turbofan yang dapat melaju dengan kecepatan maksimal 1.728 kilometer per jam.

Jet tempur T50 Golden Eagle TNI AU. (Foto : Ist)
Jet tempur T50 Golden Eagle TNI AU. (Foto : Ist)

Tidak hanya itu, T50 juga memiliki persenjataan kanon 20 mm General Electric M61 Vulcan dengan 205 peluru, rudal AIM-9 Sidewinder, peluncur roket LAU-3 dan LAU-68, bom kluster CBU-58 dan MK-20, serta bom multiguna MK-82, MK-83, dan MK-84.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut