Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hujan Deras Picu Longsor Bukit Clongop, Jalur Penghubung Jateng–DIY Ditutup
Advertisement . Scroll to see content

Terdampak Covid-19, Perajin Perak dan Tembaga di Gunungkidul Terancam Gulung Tikar

Kamis, 18 Juni 2020 - 15:08:00 WIB
Terdampak Covid-19, Perajin Perak dan Tembaga di Gunungkidul Terancam Gulung Tikar
ilustrasi kerajinan tembaga
Advertisement . Scroll to see content

GUNUNGKIDUL, iNews.id – Sejumlah pengusaha perak, kuningan dan tembaga filigree yang ada di Kabupaten Gunungkidul terancam gulung tikar. Sejak pandemi Covid-19, usaha mereka stagnan dan orderan sepi karena mengandalkan para wisatawan.

Kerajinan perak dan kuningan banyak dikembangkan oleh warga Pedukuhan Lemah Abang, Desa Karangasem, Kecamatan Paliyan, Gunungkidul. Usaha ini dilakukan secara turun-temurun, selama puluhan tahun. Setidaknya ada 10 pengusaha yang memproduksi aneka suvenir dan cendera mata. Namun kini tinggal dua yang tersisa setelah pandemi Covid-19 menimpa Indonesia.

“Dari 10 perajin kini tinggal 2 yang eksis, selebihnya sudah tutup,” kata Ketua Perajin Perak, Kuningan dan Tembaga Filigree, Suyari Arisucipto, Kamis (18/6/2020).

Sebelum ada Covid-19, mereka menjadi perajin yang aktif memasok aneka produk ke sentra kerajinan perak di Kotagede, Yogyakarta. Mereka juga banyak mendapatkan order dari sejumlah pengusaha besar. Namun begitu ada Covid-19, sejumlah pemesan enggan membayarnya karena juga terdampak. Mereka tidak mampu membayar karena memang tidak bisa menjual lagi.

“Karena Covid-19, mereka tak mau menerimanya. Padahal kita telanjur mengeluarkan biaya untuk bahan baku dan ongkos pekerja,” katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut