Temui Sri Sultan, Rektor UGM Minta Dukungan untuk Kembangkan GeNose Pendeteksi Covid-19
"Tapi, itu juga masih menunggu. Setelah uji diagnosis, kami juga harus presentasi ke Kemenkes RI dulu, apakah hasil yang dikeluarkan alat betul-betul akurat, baru Kemenkes RI mengeluarkan izin edar," paparnya.
Terkait status kegunaan GeNose, Dian menjelaskan untuk saat ini terlalu dini jika GeNose disebut alat diagnosis. Untuk bisa mencapai standar diagnosis, ilmu kedokteran mensyaratkan sebuah alat harus punya akurasi medis meliputi sensitivitas, spesivisitas, dan Positive Predictive Value yang nilainya harus di atas standar.
"Karena belum ada hasil uji diagnosisnya, kami baru bisa mengatakan posisi alat ini sekarang masih bersifat alat screening mendampingi tes cepat dan PCR," katanya.
Editor: Maria Christina