Teguhkan Nasionalisme dan Gotong Royong, Warga Dobangsan Wates Pasang Seribu Bendera
Untuk memasang bendera sebanyak ini, menghabiskan anggaran hingga mencapai Rp20 juta. Semuanya merupakan hasil swadaya masyarakat Dobangsan. Selain dari iuran warga dan kas RT, banyak warga di perantauan yang tergugah dan ikut memberikan dananya. Sedangkan bambu yang dipakai untuk tiang, berasal dari kebun warga.
“Semua bendera ini baru dan dipasang sebulan penuh sesuai arahan dari pemerintah,” katanya.
Tokoh Masyarakat Dobangsan, Agung Mabruri mengatakan, pemasangan bendera merupakan simbol mengingat dan mengenang perjuangan para pahlawan. Tanpa pamrih mereka berjasa dalam mewujudkan kemerdekaan bangsa. Tidak sedikit yang meninggal dalam pertempuran.
“Pemasangan ini merupakan kerja nyata untuk meningkatkan rasa nasionalisme,” katanya.
Jiwa nasionalisme ini, akan terus digelorakan kepada generasi muda agar tidak mudah goyah dengan budaya asing. Mereka harus bisa menjaga dan mengisi kemerdekaan dengan memberikan sumbangsih untuk negara.