Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kecelakaan Truk 10 Roda Jatuh dari Jembatan Overpass Makassar, Timpa 2 Rumah Warga
Advertisement . Scroll to see content

Sri Sultan Berharap Tidak Ada Lagi Kecelakaan di Proyek Underpass Kentungan

Kamis, 25 Juli 2019 - 12:32:00 WIB
Sri Sultan Berharap Tidak Ada Lagi Kecelakaan di Proyek Underpass Kentungan
Dua kendaraan yang terjerembap masuk ke lubang galian proyek Underpass Kentungan Yogyakarta setelah bagian ujung jalannya ambles, Selasa (23/7/2019). (Foto: IST)
Advertisement . Scroll to see content

YOGYAKARTA, iNews.id – Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X berharap kejadian amblesnya jalan proyek Underpass Kentungan, Yogyakarta dan mengakibatkan dua kendaraan masuk ke lubang galian, pada Selasa (23/7/2019) lalu, tidak terjadi lagi. Jangan sampai peristiwa itu terulang lagi di kemudian hari.

Diketahui, dua kendaraan yang terjerembap masuk ke lubang galian proyek di Jalan Ring Road Utara Yogyakarta, di wilayah Sleman, yakni, truk pengangkut kayu bernomor polisi H 1472 UI. Truk itu dikemudikan Ahmad Mujahidin (33), warga Batang. Sementara yang kedua, Toyota Land Rover TDI-110, dikendarai turis Australia Rule Michael John (45) bersama istri dan anaknya.

“Tidak boleh ada lagi, itu pertama dan terakhir,” kata Sultan ketika dimintai tanggapan atas kecelakaan itu, Kamis (25/7/2019).

Sultan mengaku tidak bisa banyak berkomentar terkait kejadian tersebut. Proyek Underpass Kentungan yang terletak di Jalang Ringroad, Utara, Sleman ini dibiayai menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Praktis, semuanya menjadi urusan dan kewenangan pemerintah pusat.

Raja Keraton Yogyakarta ini juga tidak mendapatkan laporan detail mengenai kecelakaan dan bagaimana peristiwa itu terjadi. Apakah karena memang rambu yang minim, atau penyebab lain. “Itu urusan pusat, saya tidak tahu. Apa karena rambu kurang atau faktor lain,” ujarnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut