Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gunung Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas 2 Kilometer, Status Siaga
Advertisement . Scroll to see content

Sejak Letusan yang Tewaskan Mbah Maridjan, Merapi Sudah 7 Kali Erupsi

Jumat, 11 Mei 2018 - 16:44:00 WIB
Sejak Letusan yang Tewaskan Mbah Maridjan, Merapi Sudah 7 Kali Erupsi
Sejumlah petani saat menyaksikan letusan Gunung Merapi di persawahannya. (Foto: Antara/ Aloysius Jarot Nugroho)
Advertisement . Scroll to see content

Hanik membantah soal informasi yang menyebar di masyarakat penyebab letusan akibat hujan deras di puncak Gunung Merapi. Sebab di puncak, sudah lebih dari 10 hari tidak ada hujan.

“Ini karena akumulasi gas, tidak ada hujan atau pun awan panas,” ujarnya.

Saat ini kondisi Gunung Merapi juga sudah kembali normal. Nyaris di alat seismograf juga tidak ada pergerakan yang signifikan. “Masyarakat jangan panik. Tetapi rekomendasi kami jangan ada aktivitas 2 km dari puncak,” tuturnya.

Gunung Merapi mengalami erupsi freatik, Jumat (11/5/2018) pagi sekitar pukul 07.32 WIB. Letusan disertai suara gemuruh dengan tekanan sedang hingga kuat dan tinggi kolom 5.500 meter dari puncak kawah. Letusan melontatkan abu vulkanik, pasir dan material piroklatik.

Letusan berlangsung tiba-tiba. Jenis letusan adalah letusan freatik yang terjadi akibat dorongan tekanan uap air yang terjadi akibat kontak massa air dengan panas di bawah kawah Gunung Merapi. Letusan freatik disebabkan oleh faktor eksternal berupa air hujan yang masuk ke dalam kawah. Letusan freatik juga disebut sebagai letusan pembuka. Munculnya letusan ini, biasanya mengawali dua letusan lain yang kekuatannya jauh lebih besar.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut