Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polda Jateng Bongkar Penyelundupan 1.727 Kendaraan ke Timor Leste Senilai Rp50 Miliar
Advertisement . Scroll to see content

Rumah Sakit Penuh, Pasien Covid-19 Meninggal di Mobil

Senin, 12 Juli 2021 - 12:03:00 WIB
 Rumah Sakit Penuh, Pasien Covid-19 Meninggal di Mobil
Petugas melakukan swab test antigen terhadap jenazah pasien Covid-19 yang meninggal di dalam mobil. (iNews/Saeful Efendi)
Advertisement . Scroll to see content

KLATEN, iNews.id – Seorang pasien terpapar Covid-19 di Klatenmeninggal di dalam mobil pribadinya. Korban meregang nyawa setelah tak mendapat perawatan akibat sejumlah rumah sakit rujukan penuh.

Petugas medis Puskesmas Kota Klaten melakukan swab test antigen terhadap jenazah korban.  Berdasar hasil pemeriksaan swab antigen korban yang bernama JM (58) warga Kelurahan Mojayan, Klaten Tengah ini dinyatakan positif Covid-19.

Sementara itu usai dilakukan swab antigen,  jenazah korban langsung dibawa ke pemakaman secara protokol kesehatan.

Sebelumnya pasien ini mengalami keluhan sesak nafas dan menderita hipertensi dan riyawat jantung oleh keluarga korban dibawa untuk berobat ke sejumlah rumah sakit di Klaten.
 
Ternyata hampir 4  rumah sakit yang didatangi penuh, termasuk rumah sakit rujukan PKU Muhammadiyah Prambanan tidak menerima pasien. Sehingga korban akan dibawa ke rumah sakit di Yogyakarta, namun dalam perjalanan nyawanya tak bisa di tolong.

“Katanya (rumah sakit) tutup. Tapi rumah sakit mana saya nggak tahu, terus dibawa ke arah Jogja  sampai Pandan Simping sudah meninggal,” kata Joko Sudarsono, keluarga korban, Minggu (11/7/2021). “Meninggalnya belum sampai ke Jogja. Di rumah sakit sini (Klaten) tutup semua, penuh semua,” katanya.

Sementara Lurah Mojayan Sarwadi membenarkan jika kejadiannya bahwa pasien sempat dibawa ke empat rumah sakit dan semua penuh.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut