Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Geger! Pemuda 19 Tahun Ditemukan Tewas Mengenaskan dalam Kontrakan di Surabaya
Advertisement . Scroll to see content

PT AP I Siapkan 20 Rumah Kontrakan bagi Korban Gusuran Proyek NYIA

Kamis, 19 Juli 2018 - 21:30:00 WIB
PT AP I Siapkan 20 Rumah Kontrakan bagi Korban Gusuran Proyek NYIA
Sejumlah warga penolak bandara di Temon, Kulonprogo masih bertahan di bekas puing-puing rumahnya yang dirobohkan, Kamis (19/7/2018). (Foto: iNews.id/Kuntadi)
Advertisement . Scroll to see content

KULONPROGO, iNews.id - PT Angkasa Pura (AP) I Yogyakarta menyiapkan 20 rumah kontrakan di sekitar lokasi proyek pembangunan bandara baru Yogyakarta atau New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kecamatan Temon, Kulonprogo.

Puluhan rumah kontrakan itu diperuntukkan bagi warga yang tergusur proyek bandara NYIA. Total ada 24 rumah milik warga penolak pembangunan bandara baru yang dirobohkan PT AP I. “Kita sudah siapkan 20 rumah kontrakan bagi mereka selama tiga bulan," tandas Juru Bicara Proyek Pembangunan NYIA, Agus Pandu Purnama, Kamis (19/7/2018).

Pembongkaran puluhan bangunan rumah warga yang dilakukan PT AP I Yogyakarta mendapat pengamanan ketat dari tim gabungan terdiri atas TNI/Polri dan Satpol PP Pemkab Kulonprogo, serta 80 relawan yang membantu mengemasi barang-barang milik warga. 

PT AP I juga menyiapkan belasan armada truk untuk mengangkut barang-barang milik warga dan ternak, serta bus. Agus mengakui tidak semua warga bersedia menempati rumah yang telah disiapkan. Sebab ada yang memilih untuk tinggal bersama keluarga mereka di luar Izin Penetapan Lokasi (IPL) bandara. Sehingga barang-barang yang diamankan dibawa ke alamat dimaksud.

Project Manager Proyek Pembangunan Bandara NYIA, R Sujiastono mengatakan, pengosongan lahan dilakukan di 33 rumah yang dihuni 36 kepala keluarga (KK). Dasar pengosongan atas putusan hakim di pengadilan yang sudah berkekuatan hukum tetap.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut