Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Candaan Berujung Maut, Mahasiswa Tewas Ditembak Petani di Sumba Barat Daya NTT
Advertisement . Scroll to see content

Petani Kulonprogo Tolak Rencana Impor Beras, Ini Alasannya

Kamis, 18 Maret 2021 - 16:50:00 WIB
Petani Kulonprogo Tolak Rencana Impor Beras, Ini Alasannya
Petani Kulonprogo membawa gabah hasil panen masa tanam pertama. (Foto: iNews.id/Kuntadi)
Advertisement . Scroll to see content

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kulonprogo, Aris Nugroho mengatakan, setiap tahun Kulonprogo mengalami surplus beras hingga mencapai 44.000 ton. Saat ini masa panen raya untuk masa tanam pertama sudah dilakukan petani dengan luasan 4.150 hektare, di wilayah Wates, Temon, sebagian Panjatan, Sentolo dan Nanggulan.

“Stok gabah kita cukup mencukupi karena setiap tahun surplus,” katanya. 

Sebelumnya pada bulan Februari telah dilakukan panen di Kalibawang, sebagian Girimulyo, Galur dan Lendah dengan luasan mencapai 4.799 hektare. Sedangkan total produksi beras di tahun 2020 mencapai 79.457 ton

Editor: Kuntadi Kuntadi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut