Pernah Ditolak di SD Negeri, Mahasiswa Disabilitas UGM Ini Yakin Lulus Cum Laude
“Awalnya sempat minder, dan pernah depresi karena mendapat nilai D,” kata Althaf melalui teks yang disampaikan melalui handphone-nya, Rabu (18/9/2019).
Althaf menderita tuli parsial sejak lahir. Pemuda kelahiran Semarang, 30 Januari 1995 ini hanya bisa mendengat suara dengan densitas tinggi seperti klakson, tepuk tangan atau keriuhan lain.
Althaf mengaku saat mau masuk SD memiliki pengalaman pahit, karena ditolak. Tetapi itu tidak lama, karena ada SD swasta di Semarang yang menawarkan diri menerima Althaf untuk menempuh pendidikan di sana.
Saat usia 3,5 tahun dia sekolah di SLB. Dari pemeriksaan dokter ahli dikatakan hanya mengalami gangguan pendengaran saja, dan kecerdasan normal.
Hingga akhirnya dia menyelesaikan pendidikan di SD sampai SMP di Semarang. Sedangkan SMA hingga kualiah di Yogyakarta. “Saya masuk UGM tanpa tes melalui jalur SNMPTN Undangan,” ujarnya.