Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pesan Zainal Arifin Mochtar ke Pelaku Teror: Jangan Jualan Polisi untuk Nakutin Orang
Advertisement . Scroll to see content

Pernah Ditolak di SD Negeri, Mahasiswa Disabilitas UGM Ini Yakin Lulus Cum Laude

Kamis, 19 September 2019 - 02:07:00 WIB
Pernah Ditolak di SD Negeri, Mahasiswa Disabilitas UGM Ini Yakin Lulus Cum Laude
Muhammad Althaf saat memamaprkan hasil studinya di hadapan dosen penguji pada ujian pendadaran di Fakultas Peternakan UGM Yogyakarta. (Foto: iNews.id/Kuntadi)
Advertisement . Scroll to see content

YOGYAKARTA, iNews.id – Keterbatasan fisik, tidak menyurutkan langka Muhammad Erwin Althaf (24) untuk menyelesaikan pendidikan di jenjang perguruan tinggi.

Mahasiswa Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (UGM) ini yang baru selesai menjalani ujian pendadaran ini bertekad lulus dengan prediket cumlaud.

Meski fisiknya tidak sempurna, dia mampu melakukan presentasi di hadapan dosen penguji dan menjawab pertanyaan dosen dengan mengetik jawab untuk ditampilkan di layar LCD.

Althaf merupakan satu dari 14 mahassiwa disabilitas yang sedang menempuh kuliah di UGM. Pada sidang pendadaran, dia dengan terbata-bata dan suara yang tidak begitu jelas memaparkan hasil penelitian tentang “Pengaruh Penambahan Bungkil Jintan Hitam Terhadap Konsumsi dan Kecernaan Pada Domba Merino”.

Dalam sidang ini, dia juga dibantu interpreter dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Peduli Difabel UGM untuk menuliskan pertanyaan yang dilontarkan dosen penguji. Lalu menyampaikan jawaban dengan mengetik jawaban yang ditampilan di layar LCD.

Menurut dia, selama kuliah tidak ada kendala yang berarti. Apalagi dalam papara dosen menggunakan LCD melalui power point. Namun kendara akan dirasakan ketika materi disampaikan tidak secara visual.  

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut