Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid
Advertisement . Scroll to see content

Pengungsi Merapi yang Batuk, Pilek dan Demam Akan Dikarantina

Senin, 16 November 2020 - 19:27:00 WIB
Pengungsi Merapi yang Batuk, Pilek dan Demam Akan Dikarantina
Para pengungsi sedang bersantai di barak pengungsian Glagaharjo, Cangkringan, Sleman, Senin (16/11/2020). (Foto : iNews.id/Priyo Setyawan
Advertisement . Scroll to see content

Joko menjelaskan selama karantina mereka juga akan mendapatkan perawatan seperti yang disolasi yaitu tidak boleh kontak dengan orang lain serta dengan meningkatkan imunitas dan mencegah agar tidak terkena penyakit lain.

Bedanya, yang dikarantina belum tentu positif Covid-19 namun yang isolasi sudah positif Covid-19.

“Hingga sekarang belum ada warga yang dikarantina,” ujarnya.

Mengenai keluhan kesehatan pengungsi, menurut Joko rata-rata soal hipertensi, pegal-pegal, batuk dan pilek. Tetapi semuanya dapat ditangani tim medis di Posko Kesehatan Covid-19. Sehingga tidak ada yang dirujuk ke ruma sakit.

Hingga Minggu (15/11/2020) tercatat ada 123 pengungsi yang mengeluhkan sakit dan rata-rata lansia. Jumlah pengungsi di barak pengungsian Glagaharjo, ada 198 orang, 95 di antaranya lansia.

Editor: Ainun Najib

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut