Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Divonis 16 Tahun Penjara, Terpidana Sate Beracun Nani Apriliani: Saya Mohon Maaf
Advertisement . Scroll to see content

Pengakuan Keluarga Nani Aprilliani, Pengirim Sate Beracun Tewaskan Bocah di Bantul

Senin, 03 Mei 2021 - 21:42:00 WIB
Pengakuan Keluarga Nani Aprilliani, Pengirim Sate Beracun Tewaskan Bocah di Bantul
Nani Aprilliani (25), pelaku pengiriman takjil maut sate beracun sianida yang menewaskan bocah 10 tahun di Bantul. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

Menurut Maman, putrinya selama ini dikenal sebagai sosok pendiam. Bahkan saat pulang awal puasa kemarin, tidak ada cerita apapun, termasuk masalah yang membawanya berurusan dengan hukum.

"Orangnya mah baik, tapi memang pendiam. Di rumah aja kemarin diam saja, tidak cerita-cerita," katanya.

Diketahui, polisi akhirnya mengungkap kasus takjil maut sate beracun yang menewaskan Naba Faiz Prasetya (10) warga Salakan, Bangunharjo, Sewon, Bantul pada Minggu (25/4/2021). Pelakunya seorang perempuan cantik pekerja salon bernama Nani Aprilliani (25), warga Dusun Sukaasih, Desa Buniwangi, Kecamatan Palasah, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. 

Nani Aprilliani menaburkan racun sianida atau KCN ke sate ayam yang akan dikirimkannya kepada polisi bernama Tomy. Racun itu diberikan sesuai saran dari temannya saat dia curhat mengenai rasa dendamnya kepada Aiptu Tomy yang tidak jadi menikahinya. 

"NA mengamini saran itu. Dia menaruh KCN di bumbu sate yang dikirimkan,” kata Kasatreskrim Polres Bantul AKP Ngadi dalam konferensi pers, Senin (3/5/3021). 

Sesuai keterangan dari Nani dan saran dari temannya, dia menaruh racun di sate ayam hanya untuk memberikan pelajaran kepada Tomy. Racun itu diharapkan membuat korban muntah dan diare saja. 

"Harapannya menjadi pembelajaran untuk Tomy,” katanya. 

Editor: Maria Christina

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut