Pencairan Dana Tali Kasih Tunggu Data Lengkap Penggarap Lahan PAG
KULONPROGO, iNews.id – Asa para petani penggarap lahan Pakualam Ground (PAG) di lokasi bandara baru Yogyakarta (New Yogyakarta International Airport/NYIA) mendapat dana tali kasih masih sulit diwujudkan. Sampai saat ini, data petani penggarap mau pun yang membuka usaha di lahan itu belum ada. Setelah tuntas, mereka dipastikan mendapat dana tali kasih.
Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Kulonprogo Heriyanto mengatakan, masih mendata dan merumuskan teknis dan mekanisme pembayaran. “Banyak data yang harus dikonfirmasi. Kami harus hati-hati agar tidak menjadi masalah di kemudian hari," ujarnya, Kamis (13/9/2018).
Dia mengungkapkan, agar data lebih valid, lima kepala desa terdampak pembangunan bandara akan dikumpulkan untuk proses pendataan. Hasilnya akan disinkronkan dengan data dari paguyuban petani penggarap. Setelah itu dicroscek kembali dengan data dari Badan Pertanahan negara (BPN).
"Pendataan dan mekanisme pencairan harus jelas. Di sini peran paguyuban sangat dibutuhkan," katanya.
Kepala Desa Glagah Agus Parmono menuturkan, di wilayahnya ada lebih dari 150 petani penggarap. Sebagian memanfaatkan lahan untuk pertanian meski ada juga yang dipakai untuk ruang usaha. Mulai dari penginapan, rumah makan mau pun hunian tempat tinggal.