Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hujan Deras Picu Longsor Bukit Clongop, Jalur Penghubung Jateng–DIY Ditutup
Advertisement . Scroll to see content

Omzet Rendah dan Mesin Rusak, Petani Garam Gunungkidul Berhenti Produksi

Senin, 15 Maret 2021 - 21:20:00 WIB
Omzet Rendah dan Mesin Rusak, Petani Garam Gunungkidul Berhenti Produksi
Ilustrasi petani garam. (foto : Ist)
Advertisement . Scroll to see content

Untuk di awal-awal produksi lagi, ia berharap budi daya bisa berjalan dengan lancar tanpa ada kendala, sehingga hasilnya dapat dipasarkan ke masyarakat. Hanya saja, Triyono juga berharap ada perbaikan harga sehingga petani tetap mendapatkan keuntungan guna meningkatkan kesejahteraan.

"Sebelum berhenti operasi, setiap bulan bisa menghasilkan delapan kuintal garam. Untuk harga hanya laku Rp3.000 per kilogram, kami berharap harganya bisa lebih baik lagi,” katanya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Budi daya Garam di Pantai Sepanjang, Winarto mengatakan kelompoknya juga berhenti memproduksi garam sementara waktu. Menurut dia, upaya produksi akan dimulai kembali dengan meperbaiki sarana prasarana pendukung dalam budi daya.

"Kami belum lama, tapi memang Covid-19 juga ikut memberikan dampak terhadap berhentinya operasional,” katanya.

Editor: Ainun Najib

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut