Mutasi Virus Corona yang 10 Kali Lebih Cepat Ditemukan di Yogyakarta dan Jateng
Menurut dia, kecepatan tingkat infeksi D614G memang masih perlu penelitian lanjutan pada level komunitas masyarakat. Tingkat infeksi yang disebutkan memiliki kecepatan 10 kali lipat itu baru dilihat berdasarkan penelitian pada sel.
"Jadi penelitian pakai mikroskop pada sel kultur in vitro, dia memang 10 kali menginfeksi lebih cepat," kata Gunadi.
Namun demikian, ia berharap semua pihak mulai meningkatkan kewaspadaan dengan lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak fisik.
"Jika pada level komunitas juga terbukti memiliki kecepatan infeksi 10 kali lebih cepat kan berbahaya sekali. Ya, kalau imunnya cukup, kalau tidak, maka tingkat kematian akan tinggi sekali. Meski penelitian ini belum berhubungan dengan derajat keparahan penyakitnya," kata dia.
Editor: Kastolani Marzuki