Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tukang Kelet Hewan Kurban di Salatiga Meninggal saat Bertugas, Diduga Serangan Jantung
Advertisement . Scroll to see content

Mutasi Virus Corona yang 10 Kali Lebih Cepat Ditemukan di Yogyakarta dan Jateng

Selasa, 01 September 2020 - 21:38:00 WIB
Mutasi Virus Corona yang 10 Kali Lebih Cepat Ditemukan di Yogyakarta dan Jateng
Peneliti menemukan varian baru mutasi Covid-19 yang menyebar di Eropa dan Amerika Serikat (foto: ist)
Advertisement . Scroll to see content

YOGYAKARTA, iNews.id - Pokja Genetik Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FK-KMK) UGM dan tim berhasil mengidentifikasi Whole Genome Sequencing (WGS) empat isolat SARS-CoV-2 atau virus corona dari Yogyakarta dan Jawa Tengah. Empat isolat virus corona itu di antaranya mengandung mutasi D614G.

Ketua Pokja Genetik FK-KMK UGM, dr Gunadi menjelaskan, mutasi virus itu teridentifikasi pertama kali pada 24 Agustus 2020, setelah timnya mengirimkan genom tiga isolat SARS-CoV-2 dari Yogyakarta ke GISAID yang hasilnya dua di antaranya mengandung strain GH, artinya ada mutasi pada D614G.

"Kemudian kemarin 31 Agustus 2020 kita submit (kirim) lagi satu isolat dari Jawa Tengah, ternyata itu GH juga, artinya tiga dari empat yang kita kirim mengalami mutasi," kata dia, Selasa (1/9/2020).

Perlu diketahui, Global Initiative on Sharing All Influenza Data (GISAID) adalah bank data influenza di dunia yang bertugas mengumpulkan semua virus flu termasuk meneliti virus penyebab Covid-19 itu.

Gunadi mengatakan untuk mendeteksi mutasi virus SARS-CoV-2, timnya tidak membutuhkan waktu yang lama. Hanya, harus menunggu reagen dari luar negeri yang baru tersedia pada akhir Juli 2020.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut