Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Bongkar 5 Kasus Peredaran Obat Keras di Tasikmalaya, 6 Pengedar Ditangkap
Advertisement . Scroll to see content

Menkes Sebut 2035 Terjadi Peningkatan Jumlah Lansia di Indonesia hingga 48 Juta

Senin, 22 Juli 2019 - 19:12:00 WIB
Menkes Sebut 2035 Terjadi Peningkatan Jumlah Lansia di Indonesia hingga 48 Juta
Menteri Kesehatan Nila F Moeloek seusai menghadiri International Respati Health Conference (IRHC) di Hotel Dafam Rohan, Yogyakarta, Senin (22/7/2019). (Foto: iNews.id/Kuntadi)
Advertisement . Scroll to see content

“Saat ini, secara nasional usia sehat hanya 62 tahun. Artinya dengan usia angka harapan hidup 71 tahun, sekitar 8- 9 persen akan sakit-sakitan. Kita ingin memperpanjang usia harapan hidup yang sehat,” katanya.

Menurut Menkes, di Singapura angka harapan hidup sudah sampai 85 tahun, sedangkan usia sehatnya mencapai 75 tahun. Tingginya angka ini karena gaya hidup di Singapura lebih bagus. 

“Sesuai dengan kebijakan WHO setiap negara diminta untuk meningkatkan kesadaran terhadap lansia. Di mana di Indonesia angkanya sudah sekitar 19-25 juta lansia,” ujarnya.

Ketua Yayasan Pendidikan Respati, Tony Sugiarso berharap dari konferensi ini bisa menghasilkan inovasi para perkembangan ilmu peengetahuan khususnya di bidang kesehatan. 

Asisten Ekonomi dan Pembangunan DIY, Tri Saktiyana mengapresiasi kegiatan tersebut, apalagi angka harapan hidup di DIY cukup tinggi. Namun angka kemiskinan juga tinggi, karena masyarakat cenderung bisa menerima keadaan. "Masyarakat DIY cukup unik rela tidak makan tetapi cukup sejahtera,” katanya.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut