Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Bongkar 5 Kasus Peredaran Obat Keras di Tasikmalaya, 6 Pengedar Ditangkap
Advertisement . Scroll to see content

Menkes Sebut 2035 Terjadi Peningkatan Jumlah Lansia di Indonesia hingga 48 Juta

Senin, 22 Juli 2019 - 19:12:00 WIB
Menkes Sebut 2035 Terjadi Peningkatan Jumlah Lansia di Indonesia hingga 48 Juta
Menteri Kesehatan Nila F Moeloek seusai menghadiri International Respati Health Conference (IRHC) di Hotel Dafam Rohan, Yogyakarta, Senin (22/7/2019). (Foto: iNews.id/Kuntadi)
Advertisement . Scroll to see content

YOGYAKARTA, iNews.id - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bertekad mewujudkan lansia yang sehat, mandiri, aktif dan produktif.

Menteri Kesehatan (Menkes) Nila F Moeloek mengatakan, pembangunan kesehatan akan diarahkan untuk meningkatkan usia harapan hidup. Selain itu, usia sehat juga harus ditingkatkan untuk memperpendek jurang harapan hidup.

Menkes menyebutkan, secara nasional angka harapan hidup mencapai 71 tahun. Dengan kondisi riil untuk perempuan mencapai 74 tahun dan laki-laki 69 tahun. Melihat komposisi penduduk, pada 2035 nanti akan ada peningkatan transisi lansia menjadi 48 jutaan atau sekitar 15,77 persen. 

“Ini (angka lansia) akan jadi masalah yang harus disikapi. Karena semakin tua akan banyak masalah degeneratif," kata Menkes dalam International Respati Health Conference (IRHC) di Hotel Dafam Rohan, Yogyakarta, Senin (22/7/2019).

Angka harapan hidup di Yogyakarta, kata Menkes, menjadi yang tertinggi secara nasional, yakni 74 persen untuk laki-laki dan 76 persen untuk perempuan. Peningkatan harapan hidup ini harus didukung dengan peningkatan usia sehat.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut