LPKA UMY Berikan Pendampingan Mahasiswa di Asrama Unires Pascakejadian Bunuh Diri
Untuk kelompok ring satu masih dibagi menjadi dua dengan didampingi konselor dengan metode grup terapi. Pendampingan ini untuk memberikan dukungan emosional kepada mereka yang sangat dekat dengan korban.
Arif mengatakan, dari hasil screening psikologi yang dilakukan mahasiswa dan pendamping asrama dinilai sangat membutuhkan pendampingan khusus. Banyak emosi-emosi yang muncul dari mahasiswa maupun pendamping asrama.
“Kami latih mereka untuk membantu mengembalikan psikologisnya, karena selama ini mereka tinggal bersama,” katanya.
LPKA UMY juga melibatkan pendampingan dari konselor sebaya dan akan melakukan screening psikologis yang komprehensif. Mahasiswa lain juga bisa memanfaatkan layanan konseling yang tersedia di UMY dalam menghadapi situasi saling mendukung.
“Mudah-mudahan dengan kejadian itu, semuanya bisa semakin bersatu,” katanya.
Editor: Kuntadi Kuntadi