Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral Mahasiswa Jepara Ditemukan Tewas Dalam Mobil di Sleman, Sudah Sebulan Terparkir
Advertisement . Scroll to see content

Lonjakan Covid-19 di Sleman, Ketersediaan Bed Kritikal dan Nonkritikal Masuki Ambang Batas

Minggu, 13 Juni 2021 - 10:48:00 WIB
Lonjakan Covid-19 di Sleman, Ketersediaan Bed Kritikal dan Nonkritikal Masuki Ambang Batas
Pasien positif Covid-19. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

 
Joko mengatakan dengan kondisi ini, pihaknya terus berupaya memberikan pelayanan kepada masyarakat yang terkonfirmasi Covid-19. Rumah sakit rujukan telah diminta untuk menambah bed kritikal dan nonkritikal. Begitu juga setiap kalurahan untuk mmebuat shleter untukl isolasi mandiri. Terutama bagi warga yang terpapar Covid-19 tanpa gejala, tetapi tidak memiliki tempat isolasi mandiri yang memenuhi syarat.

“Dari evalausi terjadinya penularan Covid-19 ini karena kurang tertibnya saat isolasi mandiri (isoman) termasuk tempatnya kurang memenuhi syarat, seperti kamar mandi tidak digunakan sendiri khusus pasien,” ujarnya.

Bupati telah mengeluarkan instruksi agar dalam isoman pasien harus tertib dan tidak boleh berinterasi selama isolasi. Waktu isoman selama 14 hari, termasuk bagi yang sudah selesai perawatan di fasilitas kesehatan darurat Covid-19 selama 10 hari. Saat pulang ke rumah tetap wajib isolasi selama empat hari lagi.

“Instruksi ini efetif berlaku mulai 14 Juni 2021,” katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut