Lagi, Ratusan Wisatawan Pantai Parangtritis Disengat Ubur-Ubur
Dia menjelaskan, korban yang terkena sengata ubur-ubur akan merasakan gatal-gatal, mulas, panas area punggung hingga luka ringan kemerahan. Namun, Rinto memastikan korban sengatan ubur-ubur itu tidak ada yang sampai fatal atau sampai dibawa ke rumah sakit.
“Semua korban dapat ditolong dengan pengobatan tradisional oleh anggota Sarlinmas,” kata Rinto.
Koordinator Sarlinmas Wilayah III Parangtritis, Ali Sutanto menambahkan ancaman serangan ubur-ubur kemungkinan terjadi sampai akhir Juli atau bersamaan dengan musim dingin. Dia meminta kepada wisatawan untuk berhati-hati dan tidak menyentuh ubur-ubur.
“Biasanya anak-anak tergoda untuk memegang karena bentuknya yang lucu,” ucap Ali.
Sebelumnya puluhan wisatawan juga tersengat ubur-ubur di pantai yang sama pada pertengahan Juni lalu. Korban sengatan ubur-ubur tersebut cukup diobati Sarlinmas dengan ramuan tradisional seperti cuka, alkohol, dan salep.
Artikel ini telah tayang di Harianjogja.com dengan judul "Ratusan Wisatawan Parangtritis Tersengat Ubur-Ubur"
Editor: Nani Suherni