Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Santri Ponpes di Pelalawan Kritis Dianiaya Kakak Kelas, Diduga Perkara Nonton Film di HP
Advertisement . Scroll to see content

Kronologi Warga Gunungkidul Dianiaya Aparat saat Kunjungan Jokowi, Diawali Bentangkan Spanduk Ini

Rabu, 31 Januari 2024 - 11:11:00 WIB
Kronologi Warga Gunungkidul Dianiaya Aparat saat Kunjungan Jokowi, Diawali Bentangkan Spanduk Ini
Tangkapan layar oknum diduga aparat mengintervensi warga yang membentangkan spanduk saat kunjungan Presiden Jokowi di Gunungkidul. (Foto: iNews/Kismaya Wibowo)
Advertisement . Scroll to see content

Respons Paspampres

Asintel Paspampres Kolonel Kav Herman Taryaman menegaskan anggotanya tidak terkait dengan tindakan kekerasan kepada warga yang membentangkan spanduk pada saat kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke daerah Wonosari, Gunungkidul, Yogyakarta, Selasa (30/1/2024). Paspampres selalu memakai seragam saat bertugas.

"Terkait kejadian adanya tindakan kekerasan dengan cara mendorong warga yang membentangkan spanduk pada saat kegiatan kunjungan kerja Presiden Bapak Joko Widodo ke daerah Wonosari pada hari Selasa tanggal 30 Januari 2023 yang dilakukan oleh anggota Paspampres adalah tidak benar," kata Herman, Rabu (31/1/2024).

Herman menjelaskan tugas dan fungsi Paspampres telah diatur Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia (TNI)  pada pasal 7 ayat satu yang isinya yakni melakukan tugas dengan cara pengamanan fisk jarak dekat terhadap VVIP.

"Apabila kita lihat dalam video yang beredar, bahwa yang mendorong warga yang membentangkan spanduk menggunakan baju sipil biasa. Sedangkan Paspampres sudah jelas terlihat menggunakan seragam resmi berupa baju tactical yang saat itu menggunakan baju tactical warna biru dan seragam dinas TNI dari pengawalan bermotor," katanya.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut