Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pertempuran Tegal dan Cilacap, Jejak Perlawanan ALRI Terhadap Agresi Militer Belanda 1947
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Pangeran Diponegoro Dikhianati Patih dan Rakyat hingga Terserang Malaria 

Jumat, 25 November 2022 - 06:50:00 WIB
Kisah Pangeran Diponegoro Dikhianati Patih dan Rakyat hingga Terserang Malaria 
Lukisan Pangeran Dipnegoro.
Advertisement . Scroll to see content

Kebijakan Belanda dalam menurunkan pajak, mengurangi kewajiban kerja bakti, dan menaikan upah buruh harian di sekitar benteng, untuk mendorong para petani dan keluarga mereka tetap betah tinggal di dekat benteng itu. 

Alhasil pada September 1820, di tahun keempat perang terorganisasi melawan Belanda di daerah-daerah subur pangan di Jawa tengah bagian selatan akhirnya berakhir.

Ikatan rasa saling percaya dan kerja sama antara pasukan Pangeran Diponegoro dan penduduk desa setempat sudah rusak. Tanpa dukungan rakyat, tidak mungkin lagi Pangeran melancarkan perang gerilya. 

Di sisi lain, ini mempengaruhi nasib keselamatan Pangeran Diponegoro. Sang pangeran mulai berada di titik nadir. Pada 21 September 1829,

Pangeran Ngabehi, panglima paling senior yang tersisa, terbunuh bersama dua putranya dalam pertempuran sengit di Pegunungan Kelir, di perbatasan Bagelen - Mataram. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut