Ketum PSI Sebut Intoleransi dan Korupsi Jadi Ancaman Bangsa
Dia menegaskan, PSI akan meneguhkan komitmen kepada semua kader untuk senantiasa antikorupsi dan antitoleransi. PSI juga telah melakukan pengujian terhadap opini dari caleg yang diusung.
“Kalau ada pengurus atau calon anggota legislatif yang terlibat intoleransi akan dipecat,” ucapnya.
Grace juga menyoroti permasalahan nasionalisme gaduangan. Menurutnya banyak yang mengatakan nasionalis, tetapi diam dan tidak angkat bicara ketika ada kasus intoleransi.
Malah banyak partai yag aktif dalam merumuskan dan menggolkan perda-perda diskriminatif di sejumlah kota. Belum lagi yang tertangkap dan dijadikan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
“Kami (PSI) bertekad untuk mengawal untuk menyuarakan antikorupsi dan antitoleransi,” tuturnya.
Diketahui, sedikitnya 2.000-an kader dan pengurus PS hadir dalam acara #Festival 11 Yogyakarta. Baik yang berasal dari wilayah DIY, maupun yang datang dari Solo, Magelang dan beberapa kabupaten lain. Acara semakin semarak dengan kehadiran Nidji dan Isyana Bagoes Oka sebagai yang menjadi pembawa acara.
Editor: Donald Karouw